Wisata Pohon Trinil Lamongan, Tempat Selfie Unik Mirip Pohon Ajaib Harry Potter
Wisata Pohon Trinil Lamongan- Bagi penggermar serial Harry Potter tentunya kamu tidak akan asing Terlarang. Dalam cerita Harry Potter pohon tersebut memiliki bentuk yang sangat besar dengan Akar-akar yang meliuk dan bisa bergerak. Pohon yang mirip dalam Serial Fantasi Harry Potter ini sekarang bisa anda jumpai di Kota Lamongan, tepatnya di Wilayah Perhutani Lembor yang ada di Dusun Wide Desa Sendangharjo, Kecamatan
Brondong Kabupaten Lamongan. Pohon Raksasa di Hutan
Wisata Pohon Trinil Lamongan- Bagi penggermar serial Harry Potter tentunya kamu tidak akan asing dengan Pohon Raksasa di Hutan Terlarang. Dalam cerita Harry Potter pohon tersebut memiliki bentuk yang sangat besar dengan Akar-akar yang meliuk dan bisa bergerak. Pohon yang mirip dalam Serial Fantasi Harry Potter ini sekarang bisa anda jumpai di Kota Lamongan, tepatnya di Wilayah Perhutani Lembor yang ada di Dusun Wide Desa Sendangharjo, Kecamatan
Brondong Kabupaten Lamongan.
Semenjak menjadi
viral, Wisata Pohon Raksasa atau biasanya kita sebut dengan Pohon
trinil ini sangat ramai pengunjung. Pohon ini terbilang
unik dan tidak Lazim karena bentuknya yang tidak seperti
pohon kebanyakan. Biasanya sebuah pohon memiliki akar di bawah
tanah, sedangkan Pohon Trinil Raksasa ini memiliki akar yang justru meliuk
kebagian atas pohon. Akar-akar yang berukuran cukup besar dan kokoh ini
saling melilit secara alami hingga menghasilkan Karya Seni yang dibentuk
oleh alam.
Nah, selain pohon trinil, Lamongan juga memiliki banyak destinasi menarik untuk berfoto Selfie. Salah satunya adalah
Indonesian Islamic Art Museum. Lokasi Indonesian Islamic Art Museum juga tidak jauh dari Wisata Pohon Trinil, yaitu
di Kompleks Wisata Bahari Lamongan, Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok) Lamongan.
![]() |
| Indonesian Islamic Art Museum |
Indonesian Islamic Art Museum merupakan Museum Islam
Pertama di Indonesia yang memiki berbagai Photo Spot menarik. Maka dari
itu, Museum yang baru Pertama dibuka Tahun 2017 ini menghadirkan Zona Diorama
yang menyajikan berbagai Replika Peradaban Islam untuk berfoto ria.
Replika tersebut meliputi Masjid dan Kapal Cheng Ho, pergudangan Belanda, Toko
Klontong, Pasar Tradisional, Masjid Agung Banten, Toko Persia dan masih banyak
lainnya. Replika tersebut juga dilengkapi dengan Background dan suara yang
akan membuat pengunjung seakan-seakan sedang berada di situasi sebenarnya
Menjadi Museum yang
Modern, Indonesian Islamic Art Museum juga sudah berbasis Teknologi Informasi
bernama Augmented Reality. Dengan teknologi tersebut dari dinding Museum
akan mengeluarkan Gambar Tiga Dimensi disertai dengan Audio Sound yang
disesuaikan dengan kenyataan yang sebenarnya. Pengunjung juga bisa melakukan
Interaksi dengan Gambar Tiga Dimensi dengan cara berfoto dan membuat Video
bersama. Lalu ada Zona apa lagi di Indonesian
Islamic Art Museum?
Para
Pengunjung dapat menikmati keseruan permainan dengan mendownload aplikasi
AR
Board games yang dapat diunduh di Playstore
Video
Edukasi Sekolah di Indonesia Islamic Art Museum
Ada
juga Zona Audio Visual Room yang menyajikan Film Animasi yang menggambarkan
Perjalanan Islam dari Zaman Jahiliyah sampai Islam tersebar Ke Seluruh Penjuru
Dunia. Selain itu, pengunjung juga bisa melihat Film Tiga Dimensi di Zona
theater 3D. Lalu, Zona Inti Indonesian Islamic Art Museum adalah Galery Koleksi
yang menyajikan berabagai Artifak Islam Bersejarah yang diklasifikasikan ke
dalam 7 Galeri utama., yaitu Galeri Ottoman Turki, Mughal India, China, Samudra
Pasai, Aceh, Mataram Islam dan Walisongo. Lalu berapakah Harga Tiket Masuk Indonesian Islamic Art
Museum?
Harga Tiket Masuk Indonesian Islamic Art Museum adalah Rp. 15.000 ketika Weekday dan Rp. 20. 000 ketika Weekend. Museum buka mulai pukul 08:00 – 17:00 WIB.
Information & Reservation Center
Indonesian Islamic Art Museum
Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok) Lamongan, Jawa Timur
W.a C.s.0857.4840.5800



































